Thursday, 31 May 2012

Hati Yang Hilang di Pantai Bersih


Amir lihat jam digital di dashboard kereta, jam 5:30 petang. Dia memperkemaskan kedudukan dan terus memandu dengan kelajuan sederhana, dia hampir tiba ke destinasi yang ditujui. Lagu September - Daughtry mulai berkumandang melalui corong radio.

How the time passed away? All the trouble that we gave,
And all those days we spent out by the lake,
Has it all gone to waste? All the promises we made,
One by one they vanish just the same.


Amir membelok masuk ke R&R Pantai Bersih, banyak kereta kelihatan di tempat letak kereta dan dia bernasib baik kerana masih ada beberapa parkir yang kosong. Amir pandang ke luat, kelihatan laut tenang dan langit membiru, ramai manusia berjalan-jalan di tepian pantai, ada juga keluarga yang sedang duduk bersantai di tepian pantai. "Suasana di sini tak pernah berubah." getus hati Amir. Amir lihat Mell di tempat duduk penumpang, diangkat Mell dan disangkut perlahan ke bahu sebelum melangkah keluar.

Lensa 18-55mm f/3.5-5.6 dipusingkan perlahan, dan dengan pantas punat shutter ditekan. Klik! Klik! Klik! Dia teruskan berjalan, melewati tepian pantai di petang yang tenang, namun tidak dapat menenangkan hatinya yang sedang berkecamuk. Amir lipat kaki seluar dan mulai berjalan di gigi air, sesekali ombak kuat menghempas pantai namun dia masih tenang berjalan. 

"Hati Dalam Botol Kaca" - Pantai Bersih 2010

"Kalau saya ada masalah, saya suka pergi ke pantai. Dan di sana saya akan korek pasir di tepi pantai dan tanamkan semua masalah-masalah saya. Dan ia amat berkesan." Setiap patah kata itu masih lagi dia ingat, dan kerana itu dia datang ke pantai ini. Amir pandang sekitar, membuang pandanganya jauh-jauh ke langit yang mulai memerah. Jam di tanganya dilihat, sudah hampir jam 6:30 petang, dia harus cepat memulakan pencariannya. Keadaan pasti akan menjaadi semakin sukar bila hari telah gelap. Amir berjalan mengikuti gerak nalurinya, hari ini dia takkan pulang dengan tangan kosong, itu janjinya pada diri sendiri.

Entah berapa jauh dia melangkah, entah berapa lama dia terhenti di situ. Di situ dia pantas berlutut, dan pasir di tepi pantai itu dikorek pantas dengan tangan kosong. Entah mengapa, tapi nalurinya kuat mengatakan dia perlu mencari sesuatu di situ, sesuatu yang tertanam di dalamnya. Dan entah berapa ketika kemudian, saat mentari semakin hilang di ufuk barat dia menjumpai sesuatu. Sebentuk cincin perak.

Dia tersenyum. Dan saat dia melihat cincin itu, perlahan-lahan dia temukan sesuatu. Sesuatu yang sekian lama dia cari, hatinya yang hilang. Amir bangkit dan perlahan-lahan dia berjalan menuju kembali ke keretanya. "Sekarang aku hanya perlu mencari kunci buat hati ini" dan dia sudah tahu di mana tersimpannya kunci hatinya itu.

Wednesday, 30 May 2012

Re-edit & Re-touch Collection

 Nikon D3000 Janda Baik 2011

 Nikon D3000 1 Syawal 2011

 Nikon D3000 Lebuhraya DUKE 2011

Nikon D3000 Bandar Tasik Puteri 2010

Monday, 28 May 2012

That Man

That Man ( Secret Garden) - Hyun Bin

One man loves you
That man loves you wholeheartedly he follows you around like a shadow everyday
That man is laughing and crying
Just how much…how much more do I have to gaze at you alone
This love that came like the wind
This beggar-like love
If I continue this way, will you love me?
Just come a little nearer…a little more
If I take one step closer to you, then you take two steps back
I who love you am next to you now That man is crying.
That man is timid
So he learned how to laugh
That man has many stories that he can't even tell his best friend
So his heart is full of tears
That's why, That man
You, he loved you Because you are just same as him
Yet another fool, yet another fool
Can't you hug me before you go?
I want to receive love, baby
Everyday in my heart,
Just in my heart,
I shout and That man is next to her even today.
Do you know That man is me?
You're not pretending that you don't know, right?
You really don't know cause you're a fool.
Just how much... how much more do I have to gaze at you alone
This love that’s like a fool
This beggar-like love
If I continue this way, will you love me?
Just come a little nearer...a little more...
If I take one step closer to you, then you take two steps back
I who love you is next to you now
That man is crying.

Found this song, listened to it and love it.



Wednesday, 23 May 2012

Bunga-Bunga Cinta

Muzik adalah satu medium untuk kita meluahkan, satu medium untuk kita buat orang lain mendengar apa yang ingin diperkataka, dan satu cara menyampaikan.

Cinta, ia adalah bersih, suci dan putih. Semuanya diletakkan di tangan kita bagaimana ingin mencorakkan takdir dan masa depan masing-masing.

Dan bila cinta itu digabungkan ke dalam muzik, ia menghasilkan satu melodi indah, alunan suara yang mampu memukau dan membawa kita jauh kembali ke masa silam, waktu masih ada cinta, waktu suka duka dan juga waktu bahagia.